Golkar Cianjur Gelar Klarifikasi, Bupati Tekankan Pembangunan Pro-Rakyat

CIANJUR — Dua peristiwa penting mewarnai Kabupaten Cianjur dalam dua hari berturut-turut pada medio Juli 2026. Di satu sisi, dinamika internal Partai Golka

Golkar Cianjur Gelar Klarifikasi, Bupati Tekankan Pembangunan Pro-Rakyat

CIANJUR — Dua peristiwa penting mewarnai Kabupaten Cianjur dalam dua hari berturut-turut pada medio Juli 2026. Di satu sisi, dinamika internal Partai Golkar menjelang Musyawarah Daerah (Musda) memanas dengan pemanggilan klarifikasi terhadap seorang Ketua Pengurus Kecamatan (PK). Di sisi lain, pemerintah daerah menggelar upacara khidmat peringatan Hari Jadi ke-349 Kabupaten Cianjur dengan menegaskan komitmen pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Kedua peristiwa ini mencerminkan denyut politik dan pemerintahan di Cianjur yang sedang berjalan beriringan.

Kronologi Pemanggilan Klarifikasi PK Pagelaran

Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Pagelaran, M. Ridwan Baehaki, mendatangi Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur pada Senin, 13 Juli 2026. Kedatangannya adalah untuk memenuhi Surat Panggilan Klarifikasi III yang dilayangkan oleh pengurus daerah. Namun, situasi di lapangan tidak berjalan sesuai harapan.

  1. Panggilan I: Ridwan tidak hadir langsung, melainkan memberikan kuasa kepada tim pengacara dari Indra & Adi Attorney at Law berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor 005/SKK-I&A-AAL/VII/2026 tertanggal 3 Juli 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap organisasi sekaligus perlindungan hukum.
  2. Panggilan II: Tidak ada respons atau pembahasan lanjutan dari DPD Golkar Cianjur setelah penyerahan kuasa hukum. Ridwan mengaku tidak pernah menerima komunikasi resmi apa pun setelah panggilan pertama.
  3. Panggilan III: Ridwan hadir secara langsung ke kantor DPD. Namun, ia hanya diterima oleh pihak sekretariat. Ketua DPD TB Mulyana Syahrudin dan Sekretaris DPD Asep Iwan Gusniardi — yang menandatangani surat panggilan — tidak menemuinya.
“Saya datang karena menghormati organisasi. Tapi sangat disayangkan, yang menerima saya hanya pihak sekretariat. Ketua dan Sekretaris DPD yang menandatangani surat panggilan justru tidak menemui saya,” kata Ridwan.

Ridwan hadir tidak sendirian. Ia didampingi oleh sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur yang secara terbuka mendukung bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Ir. Hj. Metty Triantika, M.T. Kehadiran para pendukung ini mengindikasikan adanya friksi internal yang semakin terang benderang menjelang Musda.

Kekecewaan dan Pertanyaan Terbuka

Ridwan mempertanyakan mekanisme pemanggilan yang dinilainya tidak berjalan sesuai prosedur organisasi. “Saya sudah menunjukkan itikad baik dengan memberikan kuasa hukum pada panggilan pertama. Setelah itu tidak ada pembicaraan apa pun. Saya juga tidak pernah menerima surat panggilan berikutnya secara layak,” ujarnya. Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar tentang transparansi dan fairness dalam proses klarifikasi yang dijalankan oleh DPD Golkar Cianjur. Apakah ini murni persoalan administratif ataukah bagian dari manuver politik menjelang Musda, masih menjadi teka-teki yang belum terjawab hingga berita ini diturunkan.

Peringatan Hari Jadi ke-349: Spirit Baru Pembangunan Cianjur

Sementara itu, dalam suasana yang jauh berbeda, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-349 Kabupaten Cianjur di Lapangan Cibalagung, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, pada Minggu, 12 Juli 2026. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD, TNI-Polri, jajaran pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat. Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, turut mendampingi dalam agenda tahunan yang sarat makna ini.

Dalam amanatnya, Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menekankan kembali komitmen pemerintah daerah terhadap filosofi “Rahayat Raksa Raharja” — sebuah konsep yang menempatkan rakyat sebagai pusat dan tujuan utama dari setiap kebijakan pembangunan.

“‘Rahayat Raksa Raharja’ mengandung pesan bahwa pembangunan Kabupaten Cianjur harus selalu berorientasi pada kepentingan rakyat. Setiap kebijakan harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Pesan Persatuan dan Gotong Royong

Bupati tidak hanya berbicara tentang arah kebijakan, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat tenun kebersamaan. “Mari kita jadikan Hari Jadi ke-349 ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan melanjutkan semangat pengabdian para pendahulu,” ajaknya. Dalam konteks ini, semangat gotong royong menjadi fondasi penting yang harus terus dirawat untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Pemilihan Lapangan Cibalagung di Desa Kademangan sebagai lokasi upacara juga bukan tanpa alasan. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat di pelosok, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan harus dirasakan hingga ke tingkat desa.

Dua Wajah Cianjur: Politik dan Pelayanan Publik

Kedua peristiwa yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan ini menampilkan dua wajah Cianjur. Di satu sisi, dinamika politik internal partai yang sarat manuver dan ketegangan. Di sisi lain, semangat pemerintahan yang berfokus pada pembangunan pro-rakyat dan persatuan. Masyarakat tentu berharap bahwa dinamika politik tidak mengganggu laju pembangunan yang menjadi hajat hidup orang banyak.

Dengan Musda Golkar yang semakin dekat dan pembangunan daerah yang terus bergulir, publik Cianjur akan terus mengawal kedua proses ini. Transparansi dan akuntabilitas di tubuh partai politik, serta konsistensi pemerintah daerah dalam merealisasikan janji-janji pembangunan, akan menjadi tolok ukur kepercayaan publik ke depan.

[SOCIAL_TWEET]: Dinamika politik #Golkar Cianjur memanas jelang Musda, sementara Bupati @WahyuFerdian tegaskan pembangunan pro-rakyat di HUT ke-349 Cianjur. Dua wajah Cianjur dalam dua hari: klarifikasi internal vs semangat #RahayatRaksaRaharja.[SOCIAL_TG]: Situasi politik internal #PartaiGolkar Cianjur kembali menjadi sorotan. Ketua PK Pagelaran penuhi panggilan klarifikasi III namun gagal bertemu pimpinan DPD. Sementara itu, Bupati Wahyu Ferdian memimpin HUT ke-349 Kabupaten Cianjur.1️⃣ Dinamika politik Partai Golkar memanas jelang Musda. Ketua PK Pagelaran dipanggil klarifikasi, hadir tapi tak ditemui pimpinan DPD. Pertanyaan besar soal transparansi proses. 2️⃣ Sehari sebelumnya, Bupati Mohammad Wahyu Ferdian pimpin upacara HUT ke-349 di Lapangan Cibalagung. Pesannya: pembangunan harus pro-rakyat, gotong royong kunci utama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User