Komedian dan Naturalis Inggris Bill Oddie Wafat pada Usia 85 Tahun
Dunia hiburan dan konservasi Inggris berduka. Bill Oddie, komedian ikonik yang juga dikenal luas sebagai naturalis dan penyiar, meninggal dunia pada usia
Dunia hiburan dan konservasi Inggris berduka. Bill Oddie, komedian ikonik yang juga dikenal luas sebagai naturalis dan penyiar, meninggal dunia pada usia 85 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh agennya, David Foster, melalui sebuah pernyataan resmi yang menyoroti warisan multi-dimensional sang bintang.
“Bill adalah seorang selebritas multi-talenta – presenter kehidupan liar, penyiar, komedian, penulis, pencipta lagu, musisi, dan konservasionis,” ujar Foster. “Namun, bukan ketenaran yang ia hargai. Sebaliknya, ia mendorong kita untuk menghormati dan melindungi lingkungan. Ia mengajari kita keajaiban alam. Ia memprotes, melobi, dan berkampanye untuknya.”
Foster menambahkan dengan penuh penghormatan, menyebut Oddie sebagai “birder paling dicintai di negeri ini”. Kepergiannya meninggalkan jejak yang tak hanya di panggung komedi, tetapi juga di hati para pencinta alam dan pegiat lingkungan.
Awal Kehidupan dan Benih Komedi
Lahir dan besar di Birmingham, kecintaan Oddie pada alam liar tumbuh sejak kecil. Namun, minatnya pada komedi membawanya ke Universitas Cambridge, tempat ia bergabung dengan Footlights Club – wadah legendaris yang melahirkan banyak komedian terbaik Inggris. Di sana, ia bertemu dengan dua sahabat yang kelak menjadi rekan sejawatnya: Graeme Garden dan Tim Brooke-Taylor. Ketiganya berada di angkatan yang juga diramaikan oleh nama-nama besar seperti John Cleese dan Eric Idle, yang kemudian menciptakan Monty Python’s Flying Circus.
- 1970: Debut The Goodies di BBC, memadukan komedi absurd dengan isu sosial.
- 1975: Singel “The Funky Gibbon” masuk tangga lagu Inggris, menunjukkan bakat musikal mereka.
- 1982: Penayangan terakhir serial yang berlangsung 12 tahun dengan lebih dari 70 episode.
Era Kejayaan “The Goodies”
Nama Bill Oddie melejit sebagai salah satu dari trio jenaka dalam The Goodies, serial komedi sketsa yang tayang dari 1970 hingga 1982. Bersama Garden dan Brooke-Taylor, Oddie menyuguhkan humor slapstick yang cerdas, seringkali dibalut satir sosial dan politik. Show ini meraih status kultus, tidak hanya di Inggris tetapi juga di Australia dan Selandia Baru.
Tidak hanya melawak, Oddie juga berkontribusi dalam menulis lagu untuk acara tersebut. Beberapa di antaranya melesat menjadi hit di UK Charts, termasuk “The Funky Gibbon” yang sukses besar pada tahun 1975. Lagu jenaka bergenre funk ini menjadi simbol era emas komedi musikal Inggris dan tetap dikenang sebagai salah satu momen paling absurd dalam sejarah musik pop.
“Mereka datang dari latar belakang yang sama, dengan chemistry luar biasa yang sulit ditiru. ‘The Goodies’ mendefinisikan komedi televisi Inggris dekade 1970-an,” tulis seorang kritikus televisi BBC mengenang masa itu.
Dari Panggung Komedi ke Hutan dan Lapangan
Seiring meredupnya era The Goodies, Oddie justru menemukan panggung keduanya – alam. Bakatnya sebagai birdwatcher (pengamat burung) yang penuh gairah membawanya ke layar kaca sebagai presenter program kehidupan liar. Ia menjadi wajah familiar di BBC dan Channel 4, memandu acara seperti Springwatch, Autumnwatch, dan sejumlah dokumenter alam lainnya. Dengan gaya bicaranya yang antusias dan autentik, Oddie berhasil menjembatani dunia sains dan hiburan, membuat jutaan pemirsa jatuh cinta pada burung, mamalia kecil, dan ekosistem Inggris.
Di luar layar, ia adalah seorang aktivis gigih. Salah satu pertempuran paling sengit yang ia lakukan adalah menentang pemusnahan massal musang (badgers) yang dituding menyebarkan tuberkulosis ke ternak sapi. Kebijakan kontroversial pemerintah ini ditentang keras oleh Oddie. Pada tahun 2013, ia bahkan bergabung dengan patroli lapangan untuk menyelamatkan musang-musang tersebut.
“Ini jelas sebuah lelucon yang tragis. Ini adalah salah satu konflik paling kontroversial, tidak masuk akal, merusak, dan tidak perlu yang pernah saya ketahui,” tegas Oddie kepada kantor berita AFP saat itu.
Pertempuran Pribadi dengan Depresi dan Bipolar
Di balik senyum dan semangatnya di depan kamera, Oddie menyimpan luka yang dalam. Pada tahun 2008, ia secara mengejutkan dikeluarkan dari Springwatch, acara yang telah menjadi identitas keduanya. Pemecatan itu memicu periode kelam dalam hidupnya. Ia kemudian berbicara dengan sangat jujur tentang perjuangannya melawan depresi klinis, yang kemudian didiagnosis sebagai gangguan bipolar.
Keterbukaan Oddie tentang kesehatan mentalnya pada masa itu – ketika stigma masih sangat kuat, terutama di kalangan tokoh publik – menjadikannya pionir. Ia mendobrak tabu dengan menceritakan pengalamannya dalam wawancara-wawancara yang emosional, membantu banyak orang yang berada dalam situasi serupa merasa tidak sendirian.
Pesan Abadi: “Go Naked”
Hingga akhir hayatnya, Oddie tetap mengajak publik untuk kembali terhubung dengan alam. Dalam sebuah wawancara yang kini terasa semakin pedih, ia menyampaikan sebuah metafora yang menggugah.
“Permohonan saya kepada orang-orang adalah untuk ‘telanjang’-lah sesekali – lepaskan earpiece itu supaya kalian mendengar alam dan, tentu saja, kicauan burung. Kalian mungkin tidak menyadari betapa berharganya itu sampai semuanya lenyap,” katanya kepada Daily Telegraph.
Pesan itu merangkum dua sisi kehidupannya: seorang penghibur yang rendah hati dan seorang pejuang lingkungan yang tak kenal lelah. Bill Oddie tidak hanya meninggalkan tawa melalui puluhan episode komedi yang tak lekang waktu, tetapi juga mewariskan kesadaran bahwa alam adalah panggung paling spektakuler yang layak diperjuangkan. Ia akan dikenang sebagai harta nasional Inggris yang unik dan tak tergantikan.
[SOCIAL_TWEET]: Bill Oddie, komedian & naturalis ikonik dari 'The Goodies' dan 'Springwatch', telah meninggal di usia 85. Dari panggung komedi hingga kampanye badger, ia meninggalkan warisan ganda: tawa & cinta pada alam. Selamat jalan, birder terbaik Inggris. 🕊️🌿[SOCIAL_TG]: 🌟 RIP Bill Oddie (1940–2025): Dari trio komedi legendaris 'The Goodies' hingga menjadi suara lantang konservasi alam dan presenter 'Springwatch'. Pesan terakhirnya: "Lepaskan earpiece-mu. Dengarkan kicauan burung sebelum semuanya lenyap."
Comments (0)