Final Warkamsi Cup Ricuh, TMMD Cibinong Capai 37,6 Persen
CIANJURUPDATE.COM – Dua peristiwa berbeda mewarnai Kabupaten Cianjur pada Senin (27/7/2026). Di Cipanas, final turnamen sepak bola Warkamsi Cup berakhir ri
CIANJURUPDATE.COM – Dua peristiwa berbeda mewarnai Kabupaten Cianjur pada Senin (27/7/2026). Di Cipanas, final turnamen sepak bola Warkamsi Cup berakhir ricuh akibat selebrasi suporter yang memancing ketegangan. Sementara di Cibinong, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 terus menunjukkan kemajuan signifikan dengan capaian progres perbaikan rumah warga mencapai 37,6 persen.
Kronologi Kericuhan Final Warkamsi Cup
Pertandingan pamungkas yang mempertemukan Porsind melawan Satria Padjajaran di Lapang Cikujang, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, semula berlangsung aman. Babak pertama ditutup tanpa insiden berarti. Namun, tensi mulai meningkat pada babak kedua saat wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning akibat permainan yang semakin keras.
Memasuki 15 menit terakhir, situasi kian memanas. Keributan antarpemain sempat membuat pertandingan dihentikan. Berkat kesigapan petugas keamanan dan panitia, laga akhirnya dilanjutkan. Porsind memastikan kemenangan 3-1 saat peluit panjang berbunyi.
Kericuhan justru pecah seusai pertandingan, sekitar pukul 17.20 WIB. Salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya menuturkan, sekelompok suporter Porsind masuk ke area lapangan dan melakukan selebrasi tepat di depan suporter Satria Padjajaran. "Awalnya suporter Porsind melakukan selebrasi ke depan suporter Satria Padjajaran. Dan ada gerakan tambahan terlihat menyodorkan flare ke arah suporter Satria Padjajaran. Hal itu membuat suporter Satria Padjajaran terpancing hingga terjadi kericuhan yang tak terkendali," ujarnya melalui pesan langsung Instagram kepada Cianjur Update.
Akibat insiden ini, panitia penyelenggara Warkamsi Cup menjatuhkan sanksi kepada kedua tim. Porsind dan Satria Padjajaran dikenai denda administratif serta larangan mengikuti turnamen edisi berikutnya. Kepolisian setempat juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak untuk memastikan tidak ada tindak kekerasan lanjutan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban luka serius.
Progres TMMD Ke-129: Rumah Warga Semakin Kokoh
Di lokasi berbeda, memasuki hari ke-12 pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur, perbaikan kualitas hunian warga terus menunjukkan hasil nyata. Rumah milik Bapak Entis Sutisna di Kampung Sindang RT 007/RW 003, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, bersama empat unit rumah lainnya mencatat progres rata-rata 37,6 persen.
Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Personel gabungan dari tiga matra TNI, perangkat daerah, dan warga setempat bekerja bahu-membahu memanfaatkan cuaca cerah. Para prajurit tampak teliti menyusun dinding, menguatkan kerangka bangunan, serta merapikan struktur agar rumah lebih aman, kokoh, dan nyaman untuk ditempati.
Bapak Entis Sutisna tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. "Saya sangat tidak menyangka dan bersyukur sekali. Dulu rumah saya belum layak huni, namun kini perlahan berubah menjadi bangunan yang baik. Melihat Bapak-bapak prajurit datang bekerja keras dan mau duduk makan bersama kami, hati saya terasa sangat hangat. Ini bukti nyata negara hadir sampai ke kampung kami," ungkapnya dengan wajah penuh kebahagiaan.
Sementara itu, Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur, Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga nilai kemanusiaan. "Kehadiran kami di sini bukan hanya membangun jalan, melainkan menyentuh sisi kemanusiaan paling mendasar. Rumah Bapak Entis dan warga lainnya kami pastikan memenuhi standar hunian layak. Gotong royong ini adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat," jelasnya.
Pengerjaan ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan. Warga setempat menyambut antusias sambil turut membantu membawa material, menyediakan konsumsi, hingga membersihkan area kerja. Kehangatan interaksi antara prajurit dan masyarakat menjadi pemandangan utama sepanjang hari.
Dinamika Sosial di Dua Sudut Cianjur
Dua peristiwa di atas mencerminkan keragaman dinamika sosial di Cianjur dalam satu hari yang sama. Di Cipanas, rivalitas olahraga yang seharusnya mempererat persaudaraan justru berujung ketegangan. Di Cibinong, kerja sama lintas elemen membuktikan bahwa kolaborasi dapat menghadirkan perubahan positif bagi warga. Pihak kepolisian dan TNI berharap kejadian seperti kericuhan Warkamsi Cup tidak terulang, sementara program TMMD diharapkan menjadi contoh nyata pengabdian bagi masyarakat.
[SOCIAL_TWEET]: Kericuhan mewarnai final Warkamsi Cup di Cipanas, Cianjur, usai selebrasi suporter Porsind memancing emosi lawan. Di Cibinong, TMMD Ke-129 justru catat progres 37,6% perbaikan rumah warga. Dua potret sosial dalam sehari.[SOCIAL_TG]: Final Warkamsi Cup ricuh! Diduga selebrasi suporter berbuntut sanksi untuk Porsind dan Satria Padjajaran. Sementara itu, di Cibinong, progres TMMD Ke-129 capai 37,6%. Simak lengkapnya.
Comments (0)